Hati-hati, Penjahat Kelamin Berkeliaran di Kota Bandung
Sesampainya di lokasi COD, Jalan Ottista, mereka melihat seorang wanita, korban sekaligus pembeli camilan, sedang dilecehkan oleh pelaku yang mengenakan jaket ojol. Pelaku memegang kemaluan korban sambil pelaku menunjukkan kemaluannya.
Secara spontan kakak pelapor memarahi pelaku. Setelah dimarahi, pelakunya pergi sambil cengar-cengir. "Teteh saya ngasih uang dipesen korban. Terus korban ngasih uang dan pergi sambil nangis. Saya sama teteh gak sempet nanya karena liat dia (korban) aja kaya trauma sama kaget gitu. Kasian pisan, jaba (apalagi) posisinya lagi puasa, ga tega min jujur," ujar pelapor.
Informasi dari pelapor, korban datang ke lokasi COD-an tersebut bukan menggunakan jasa pelaku (oknum driver ojol) tersebut dan di sekitar korban saat itu banyak mobil dan motor yang diparkir di sisi jalan. sehingga saat kejadian tidak bisa dilihat orang dari segala arah karena terhalang oleh parkiran mobil.
Admin @InfoBandungRaya kemudian menanyakan apakah korban melaporkan kejadian pelecehan seksual itu ke polisi atau tidak? Pelapor mengatakan, kemungkinan tidak melapor karena trauma. "Enggak (tidak melapor) kayanya. Soalnya trauma. Terus Posisinya saya ga foto plat mtr si ojol," ujar pelapor.
Editor: Agus Warsudi