Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Habib Bahar Merasa Tidak Bersalah Ceramah soal Habib Rizieq dan Penembakan 6 Laskar FPI
Advertisement . Scroll to see content

Habib Bahar: Intinya Cari-cari Kesalahan, Bahkan Saya Injak Semut Bisa Kena Pasal 

Kamis, 21 Juli 2022 - 22:31:00 WIB
Habib Bahar: Intinya Cari-cari Kesalahan, Bahkan Saya Injak Semut Bisa Kena Pasal 
Habib Bahar bin Smith bebas hari ini. (Foto: Dok/Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Habib Bahar menyatakan, soal ceramah terkait kasus Habib Rizieq Shihab yang dipenjara seusai menggelar peringatan maulid nabi sebagai bentuk mencari-cari kesalahan. "Jadi di situ mencari-cari kesahalan intinya. Mencari kesalahan (Habib Rizieq), sama seperti (kasus) saya," ujarnya. 

Pimpinan Ponpes Tajul Alawiyin Kemang Bogor ini kembali menceritakan tentang pengamalamnya kembali masuk penjara setelah dua hari bebas seusai mendapatkan program asimilasi dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM). Saat itu, Habib Bahar keluar dari Lapas Gunung Sindur.

Saat kembali ke Ponpes Tajul Alawiyin Kemang Bogor, Habib Bahar disambut ribuan santri dan para pendukungnya. Kemudian, malam itu pula Habib Bahar ceramah. Kebetulan saat itu sedang pemberlakuan sosial berskala besar (PSBB) pandemi Covid-19.

Gegara ceramah dan berkumpulnya ribuan massa itu, program asimilasi yang diterima Habib Bahar dibatalkan dan dituding menggelar ceramah provokatif. "Saya baru bebas asimilasi. Dua hari saya bebas. Saya nggak pernah nyuruh orang untuk datang. Saat itu lagi PSBB. Saya nggak nyuruh orang datang jemput saya. Ribuan orang jemput saya dan saya berceramah," tutur Habib Bahar. 

Sebelum bebas dari Lapas Gunung Sindur, kata Habib Bahar, sempat menjalani sidang tim penilai pemasyarakatan (TPP). Saat itu, petugas lapas sempat meminta Habib Bahar untuk tidak ceramah sementara waktu. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut