Geger Pria Ngaku Keturunan Sultan, Begini Respons Keraton Kasepuhan Cirebon
Atas kejadian itu, Arief mengaku segera mengambil jalur hukum atas insiden beredarnya video pengambilalihan tahta, karena sudah melanggar hukum.
"Kejadian ini (video pengambil alihan Keraton Kasepuhan) layak dilaporkan secara hukum ke Kepolisian," kata Sultan Arief.
Arief mengatakan perbuatan orang yang mengaku sebagai keturunan tersebbut melanggar hukum yang berlaku. Pasalnya Radja dan kelompoknya mencemarkan nama baik Keraton Kasepuhan Cirebon, dan masuk ke dalam keraton tanpa izin.
"Mereka juga melakukan ancaman pembunuhan dan telah menyiarkan berita kebohongan, oleh karenanya telah melanggar UU ITE dan KUHP yang masuk ranah pidana," ujarnya.
Sebelumnya, beredar video terkait pengambilalihan dan juga penyegelan Dalem Arum Keraton Kasepuhan, serta penurunan foto Sultan Sepuh XIV Arief Natadiningrat oleh seorang yang mengaku sebagai keturunan sah dari Sultan XI.
"Hari ini Sabtu tanggal 27 Juni 2020. Kami keturunan asli dari Sultan Sepuh XI Jamaludin Aluda Tajul Arifin. Dengan ini kami menyatakan mengambil alih Keraton Kasepuhan dari tangan saudara Arief. Demikian statemen kami buat untuk disebarluaskan ke Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat dan masyarakat Kota Cirebon," kata pria tersebut.
Berita Lain Bisa Dibaca di Sindonews.com :Tahu Gejrot, Jajan Khas Cirebon yang Pedasnya Menyegarkan
Editor: Faieq Hidayat