Fakta dan Kebiasaan Unik Orang Sunda, Nomor 3 Paling Mudah Dikenali
Kolot baheula (orang tua dulu) di masyarakat Suku Sunda, sering memberi nama anak mereka dengan awalan Asep yang konon katanya berasal dari kata kasep yang artinya tampan dengan harapan supaya anaknya menjadi orang tampan, baik, dan banyak digandrungi, meskipun pada realitanya terkadang berlawanan. Bahkan nama Asep ini karena sangat banyak hingga ada yang membuat komunitas nama Asep.
Wilayah Sunda cukup dikenal dengan perempuannya yang gareulis atau cantik dan laki-lakinya karasep atau tampan. Bahkan ada beberapa wilayah yang masih kental adat istiadat Sunda, masyarakatnya memiliki kecantikan alami serta jauh dari polesan make up. Karena itu, sifat polos yang ditampilkan pun sangat kuat, sehingga menambah kesan menarik.
Jika berbicara soal makanan, tentu saja kurang lengkap apabila tidak membahas mengenai petai dan jengkol. Makanan dengan aroma bau yang khas ini mungkin banyak tidak disukai oleh sebagian orang. Tapi lain halnya dengan selera orang Sunda.
Makanan ini menjadi kesukaan mereka meski aromanya yang menyengat. Umumnya, mereka sangat menyukai lalapan, petai, dan jengkol yang dijadikan sebagai pelengkap dan penambah cita rasa dalam menikmati makanan.
Fakta dan kebiasaan unik orang Sunda berikutnya yaitu tradisi makan berjamaah dengan banyak orang, teman, tetangga, dan saudara. Biasanya mereka makan nasi yang diletakkan di atas daun pisang yang dilebarkan bersamaan dengan lauk-pauknya.