"Sanad hadis ini dhaif, karena di sana ada Daud bin Az-Zibriqon, dan dia perawi matruk." (At-Talkhis Al-Habir, 3:54).
Ada juga yang menambahkan lafadz:
"بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ"
"Dengan rahmat-Mu, wahai Dzat Yang paling welas asih."
Namun tambahan ini juga tidak memiliki dasar dalam syariat. Oleh karena itu, sebaiknya tidak dilantunkan sebagai doa berbuka.
Ringkasnya, terdapat dua doa terkait berbuka:
a. Doa menjelang berbuka. Doa ini dibaca sebelum Anda mulai berbuka. Anda dapat membaca doa apapun, untuk kebaikan dunia dan akhirat Anda.
b. Doa setelah berbuka. Ada doa khusus yang diajarkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, sebagaimana dinyatakan dalam riwayat dari Ibnu Umar. Lafadz doanya adalah:
"ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ"
"Dzahaba-zh Zama’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu wa Tsabata-l Ajru, Insyaa Allah."
Demikian ulasan mengenai doa 10 menit sebelum berbuka puasa. Semoga bermanfaat! Wallahu a’lam.
Editor: Komaruddin Bagja