Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Isi 5 Jabatan Kepala Dinas Kosong, Pemda KBB Tunggu Persetujuan KASN
Advertisement . Scroll to see content

Ditanya soal Kasus Bansos Covid-19, Bupati KBB Hanya Lambaikan Tangan

Selasa, 30 Maret 2021 - 18:45:00 WIB
Ditanya soal Kasus Bansos Covid-19, Bupati KBB Hanya Lambaikan Tangan
Bupati Aa Umbara Sutisna saat melantik lima pejabat eselon II setingkat kepala dinas di kompleks Pemkab Bandung Barat, Selasa (30/3/2021). (Foto: Humas KBB)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG BARAT, iNews.id - Setelah tak terlihat beraktivitas lebih dari dua minggu, Bupati Bandung Barat Aa Umbara kembali hadir di kantor Pemkab Bandung Barat (KBB), Selasa (30/3/2021). Ketidakhadiran orang nomor satu di KBB tersebut sempat muncul beragam pertanyaan lantaran berbarengan dengan penggeledahan KPK di KBB.

Sementara itu, kehadiran Bupati Aa Umbara di kantornya diketahui untuk melantik lima pejabat tinggi pratama eselon II (kepala dinas), yakni Dinas Kesehatan, Disnakertrans, Kesbangpol, Bapenda, serta Dinas Damkar dan Penyelamatan. 

Aa Umbara yang mengenakan baju sapari berwarna gelap dan masker warna biru, sempat menyapa wartawan dari kejauhan. Namun ketika ditanya terkait kasus bansos Covid-19 di KBB yang KINI ditangani KPK dan menyeret namanya, Aa Umbara memilih bungkam. 

Begitupun soal pencekalan terhadap tiga orang yang memiliki peran penting dalam dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 pada Dinas Sosial Pemda KBB Tahun 2020, Aa Umbara tidak menjawab. Dia hanya melambaikan tangan sambil berjalan memasuki mobil dinasnya. 

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), KBB, Asep Ilyas mengatakan, pelantikan kelima pejabat tersebut oleh bupati sudah sesuai prosedur dan mengacu pada UU Nomor 23/2014 tentang  Pemerintah Daerah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut