Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tersesat akibat Cuaca Buruk, 2 Wanita Pendaki Gunung Lawu asal Ngawi Dievakuasi
Advertisement . Scroll to see content

Dispernakan KBB Sebut 25 Ton Ikan Mati di Saguling Akibat Mabuk Belerang

Rabu, 27 Januari 2021 - 16:30:00 WIB
Dispernakan KBB Sebut 25 Ton Ikan Mati di Saguling Akibat Mabuk Belerang
Petani ikan sedang membuang ribuan ikan yang mati akibat cuaca buruk di Waduk Saguling. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG BARAT, iNews.id - Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan), Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyebutkan fenomena kematian ikan di Waduk Saguling akibat mabuk belerang.  Cuaca buruk dan kadar oksigen yang rendah telah memperparah kondisi perairan.

"Cuaca buruk membuat kadar oksigen di air menurun drastis dan memicu arus di perairan. Itu mengakibatkan bekas pakan yang mengendap kembali terangkat ke atas perairan yang membuat ikan mabuk," kata Kepala Dispernakan, KBB, Unang Husni Thamrin, Rabu (27/1/2021).

Dijelaskannya, pakan ikan mengandung unsur kimia dan mengandung bau belerang (H2S). Makanya ketika terjadi arus balik mengakibatkan kualitas air menurun drastis. Membuat kandungan oksigen di air rendah mendekati 0 Ppm dan aroma air waduk berbau belerang. 

"Endapan bekas pakan ikan yang mengandung zat berbau belerang itu yang mengakibatkan ikan mabuk dan banyak yang mati," ujarnya. 

Melihat kondisi cuaca yang hingga sekarang masih belum normal, Dispernakan menerjunkan petugas untuk sosialisasi dan memberikan peringatan dini. Termasuk meminta agar petani ikan KJA menghentikan dulu penebaran benih ikan baru dan mengurangi pakan. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut