Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Patok Sawah Warga Cililin, KBB, Kades Tantang PT IP Adu Data Kepemilikan Lahan
Advertisement . Scroll to see content

Diduga Lahan Berpindah Tangan, Petani Penggarap di Bantaran Waduk Saguling KBB Terusir

Jumat, 17 Desember 2021 - 17:14:00 WIB
Diduga Lahan Berpindah Tangan, Petani Penggarap di Bantaran Waduk Saguling KBB Terusir
Lahan tidur milik PT Indonesia Power yang berbatasan dengan venue ski air di kawasan Kota Baru Parahyangan, Padalarang, KBB, disinyalir sudah berpindah tangan. (Foto: MPI/Adi Haryanto)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG BARAT, iNews.id - Petani penggarap lahan tidur di kawasan bantaran Waduk Saguling milik PT Indonesia Power (IP) di sekitar kawasan Kota Baru Parahyangan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) kehilangan mata pencaharian. Mereka harus terusir lantaran lahan garapanyang selama bertahun-tahun digarap sudah berpindah tangan.

Seperti yang dialami oleh salah seorang petani asal Seketando, Desa Cangkorah, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Adang (56). Kini hanya bisa gigit jari karena lahan pertanian yang digarapnya hampir puluhan tahun diklaim dimiliki oleh seseorang.

"Saya sudah 20 tahun lebih bertani mengarap lahan tidur di bantaran waduk Saguling milik PT Indonesia Power. Apa saja yang bisa ditanam dan dipanen saya olah, buat menghidupi keluarga daripada tanahnya gak keurus," tuturnya, Jumat (17/12/2021).

Namun baru-baru ini dirinya tidak bisa lagi menggarap lahan tidur milik PT IP itu karena telah dikuasai orang yang mengklaim telah membeli lahan garapan tersebut. Dirinya tidak mengetahui persis bagaimana bisa tanah tersebut diperjualbelikan.

Padahal, lahan yang digarap Adang di Desa Cimerang, Kecamatan Padalarang, KBB, atau tidak jauh dari lokasi venue ski air di kawasan Kota Baru Parahyangan itu milik perusahaan pelat merah. Walau pun memang pihak PT IP jarang mengecek keberadaan dari lahan tidur di kawaaan itu. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut