Diduga Aniaya 2 Santri Pakai Kabel Listrik, Oknum Guru Ponpes Dilaporkan ke Polisi
CIANJUR, iNews.id - Oknum guru di Pondok Pesantren (Ponpes) di Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, dilaporkan ke polisi lantaran diduga menganiaya dua orang santri. Oknum guru tersebut terindikasi kuat menganiaya menggunakan seutas kabel listrik karena santri keluar pondok tanpa izin.
Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai di Cianjur, mengatakan, pihaknya telah mendapat laporan dari kedua orang tua santri yang mengalami luka lebam di sekujur tubuhnya mulai dari bagian kaki, tangan hingga punggungnya karena dipukul menggunakan seutas kabel.
"Kami masih mendalami dan segera melakukan penyelidikan karena luka yang diderita cukup parah. Saat ini laporan korban sudah kami terima dan segera ditindaklanjuti," katanya.
Sebelumnya orang tua korban, Adis Abeda (49), orang tua santri atasnama Hr (12), mendapat kabar anaknya kabur dari ponpes dan berusaha mencari. Saat ditemui di rumah warga yang menyelamatkan korban di Kecamatan Cipanas, menyebutkan kalau dia melarikan diri pondok karena mengalami penyiksaan.
Bahkan Adis sempat geram ketika melihat tubuh anaknya penuh luka lebam mulai dari tangan, kaki hingga punggung akibat disiksa oknum guru. Sehingga dia langsung melaporkan hal tersebut ke Mapolres Cianjur.