Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pendukung Habib Bahar Dirikan Dapur Umum di Depan PN Bandung
Advertisement . Scroll to see content

Di Sidang Pleidoi, Habib Bahar: Saya Tertawa Lihat Isi Dakwaan, untuk Keadilan tapi Bohong

Kamis, 04 Agustus 2022 - 21:47:00 WIB
Di Sidang Pleidoi, Habib Bahar: Saya Tertawa Lihat Isi Dakwaan, untuk Keadilan tapi Bohong
Habib Bahar mengenakan pakaian serba putih hadir dalam sidang pleidoi atas tuntutan JPU. (FOTO: iNews/DICKY WISMARA)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Sidang kasus dugaan penyebaran kabar bohong atau hoaks yang menjerat Habib Bahar bin Smith atau Habib Bahar dengan agenda pembacaan pleidoi atau pembelaan atas tuntan jaksa penuntut umum (JPU) digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, Kamis (4/8/2022),. Dalam sidang, Habib Bahar menyampaikan pembelaan secara lisan.

"Saya tertawa melihat isi dakwaan untuk keadilan tapi nyatanya bohong, penuh kemunafikan dan kepalsuan. Saya yakin, tuntutan lima tahun bukan kemauan mereka (JPU). Tapi intervensi atasan. Makanya saya bilang jangan untuk keadilan, tapi kezaliman. Mana keadilan, saya ditangkap secepat kilat, belum diperiksa saksi sudah ditahan," kata Habib Bahar. 

Pendiri dan pengasuh Ponpes Tajul Alawiyin Kemang Bogor ini menganggap perkara yang menjeratnya bukan suatu keadilan. Sebab, banyak pelaku-pelaku penista agama termasuk koruptor  justru tak diproses hukum.

Menurut Habib Bahar, kasus yang menjerat dia hingga dituduh menimbulkan keonaran atas ceramah yang dilakukan di Kampung Cibisoro, Desa Nanjung, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung pada Desember 2021, mengada-ada.

"Kenapa banyak pejabat berbohong, berdusta, ingkar janji, bukan kah itu kebohongan yang di dalamnya ada keonaran. Bahkan keonaran daring. Banyak rakyat susah. Apa ini disebut keadilan?" ujar Habib Bahar.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut