Demonstran Aksi Bela Palestina Desak PBB Seret Isral ke Pengadilan HAM Internasional
Selain mengutuk agresi militer Israel, mereka juga mendesak pemerintah Indonesia menekan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar menjatuhkan sanksi tegas kepada Israel. "Israel harus diseret ke pengadilan HAM internasional karena ini (agresi militer Israel) pelanggaran HAM," ujar Roy.
Senada dengan Roy, Ketua DPW Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Jabar Asep Acil Saepudin menyatakan, agresi militer Israel sebagai tragedi kemanusiaan yang tidak dapat ditolerir.
"Hari ini kami turun ke jalan sebagai bentuk solidaritas dan dukungan bagi kemerdekaan Palestina. Ini adalah tragedi kemanusiaan yang tak bisa ditolerir dan dibiarkan," kata Asep.
Selain menyuarakan pembelaan terhadap rakyat Palestina, dalam aksinya, mereka juga membentangkan spanduk berisi pesan kutukan terhadap agresi militer Israel yang telah memporak-porandakan Palestina dan banyak menewaskan rakyat Palestina tak berdosa.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum pun tampak turut serta dalam aksi solidaritas tersebut. Uu yang baru selesai menghadiri acara pelantikan Bupati-Wakil Bupati Cianjur di Gedung Sate langsung menyapa massa aksi dan naik ke atas mobil komando untuk berorasi. "Kami mendukung rakyat Palestina yang menjadi korban perang. Konflik ini harus segera diakhiri," kata Uu.
Sementara itu, ditemui di Gedung Sate, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN Eddy Soeparno berharap, sikap tegas pemerintah Indonesia yang mendukung rakyat Palestina diikuti aksi yang lebih konkret seperti mengirimkan bantuan kemanusiaan atau kebijakan embargo barang-barang dari Israel
"Sikap tegas pemerintah Indonesia perlu direalisasikan lebih lanjut dalam bentuk aksi, baik berupa bantuan fisik untuk warga Palestina maupun dalam bentuk embargo terhadap barang dan jasa dari Israel atau para pendukung agresi tentara Israel di Al Aqsa," kat Eddy.
Editor: Agus Warsudi