Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemenkeu Pastikan Penerapan Pajak Sembako dan Sekolah Bukan di Tahun Ini
Advertisement . Scroll to see content

Dedi Mulyadi Tegas Tolak Pajak Sembako, Negara Tak Boleh Ambil Untung dari Rakyat

Sabtu, 12 Juni 2021 - 14:19:00 WIB
Dedi Mulyadi Tegas Tolak Pajak Sembako, Negara Tak Boleh Ambil Untung dari Rakyat
Wakil Ketua Komisi IV DPR Dedi Mulyadi. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

"Pajaknya (industri plastik) ditingkatkan saja. Nah, uang pajaknya itu kan bisa digunakan untuk pengelolaan limbah, termasuk plastik mulai dari desa setiap daerah," tutur Dedi.

Menurut Dedi, pengenaan pajak tinggi terhadap industri plastik lebih baik dibanding dengan mengenakan pajak sembako seperti cabai dan beras. Sebab selama ini, sembako lebih bermanfaat bagi masyarakat dan tidak meninggalkan problem sampah di lingkungan. "Kalaupun sembako menghasilkan sampah itu mudah diolah dan dimanfaatkan oleh masyarakat," ucapnya.

Selain itu, ujar Dedi, pajak sembako hanya akan menimbulkan masalah baru bagi petani, pedagang, hingga konsumen. "Petani menjerit, pedagang meradang, pembeli nyeri ulu hati," ujar Dedi.

Di sisi lain Dedi juga menilai pajak tersebut malah akan menghilangkan semangat petani. Sebab dikhawatirkan pajak malah akan membebani sehingga tidak ada lagi masyarakat yang ingin menjadi petani di Indonesia.

"Kalau melihat data jumlah petani kita setiap tahun menurun. Jangan sampai wacana ini malah akan semakin menurunkan minat masyarakat akan pertanian," tutur Dedi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut