Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hutan Bambu di Purwakarta Ditebang Jadi Kebun Pisang, Dedi Mulyadi Marah Besar
Advertisement . Scroll to see content

Dedi Mulyadi Laporkan Pelaku Pembabatan Hutan Bambu di Purwakarta ke Polisi

Kamis, 12 Agustus 2021 - 08:28:00 WIB
Dedi Mulyadi Laporkan Pelaku Pembabatan Hutan Bambu di Purwakarta ke Polisi
Dedi Mulyadi mendampingi Abah Adim melaporkan kasus pembabatan hutan bambu ke Polres Purwakarta. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

“Kemudian kan di daerah sana berdekatan dengan sentra industri Jatiluhur kemudian Karawang juga. Nah bambu ini sangat baik untuk mengatasi polusi udara,” ujar di lokasi kawasan hutan bambu yang telah dibabat dan akan dijadikan kebun pisang itu.

Selanjutnya Dedi pun beranjak dan menggelar pertemuan dengan sejumlah pihak yang mengaku telah mengantongi izin perhutanan sosial dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Dalam pertemuan itu Dedi secara tegas menolak hutan bambu menjadi kebun pisang. Ia pun langsung berkomunikasi dengan Menteri LHK untuk melakukan evaluasi dan mencabut izin perhutanan sosial tersebut.

“Coba kalau tidak ada yang mengeluh ke saya, tidak ada yang nangis, habis ini hutan. Saya sudah bilang berulang kali, Siliwangi itu, menjaga hutan. Mana ada Siliwangi menjaga pisang. Kalau ngomongin hutan, saya emosi. Hampir habis hutan di Jawa Barat ini," ujar Dedi. 

Menurut Dedi, banyak orang berspekulasi warga Purwakarta bisa hidup dengan pisang. Kenyataannya, masyarakat di daerah ini lebih sejahtera dengan bambu. "Kalau yang lain saya masih bisa toleran tapi kalau sudah bicara hutan dan lingkungan hidup saya tidak. Karena jarang orang yang mau memperjuangkan hutan,” tutur Dedi berapi-api.

Sebagai solusi Dedi menyarankan agar rencana kebun pisang tersebut dihentikan. Sebagai gantinya ia mengajak semua berdiskusi mengenai pembagian kawasan garapan. Hal itu agar tidak ada masyarakat yang mempunyai garapan sangat luas atau sedikit, tapi semua rata dan adil.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut