Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hutan Bambu di Purwakarta Ditebang Jadi Kebun Pisang, Dedi Mulyadi Marah Besar
Advertisement . Scroll to see content

Dedi Mulyadi Laporkan Pelaku Pembabatan Hutan Bambu di Purwakarta ke Polisi

Kamis, 12 Agustus 2021 - 08:28:00 WIB
Dedi Mulyadi Laporkan Pelaku Pembabatan Hutan Bambu di Purwakarta ke Polisi
Dedi Mulyadi mendampingi Abah Adim melaporkan kasus pembabatan hutan bambu ke Polres Purwakarta. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

“Jangankan pemilik, tukang panggul saja sejahtera. Satu batang Rp2.000. Kalau 50 batang sehari bisa dapat Rp100.000,” kata seorang warga.

Mendengar hal itu sontak Dedi tak setuju. Bagi Dedi, alih tanam dari bambu ke pisang malah akan memperburuk keadaan. Sebab warga di sana pernah menanam pisang namun gagal karena hama dan penyakit. Belum lagi pisang akan membuat struktur tanah rapuh dan menyebabkan longsor.

“Namanya perhutanan sosial itu menyejahterakan masyarakat, meningkatkan ekonominya. Bukan orang kota yang datang menggarap ke sini. Logikanya di mana hutan kok ditanami pisang. Itu mah perkebunan namanya,” kata Dedi.

Mantan Bupati Purwakarta ini menyatakan, banyak manfaat yang didapat dari bambu selain dari segi ekonomi. Pertama bambu bisa membantu terhindar dari longsor terlebih Sukasari merupakan lereng berbukit.

Kedua, bambu merupakan penyelamat mata air dan tanaman yang baik sebagai daerah resapan. Hal ini cocok ditanam di daerah Sukasari yang merupakan ‘tanggul’ dari Waduk Jatiluhur.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut