Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Berenang di Sungai Cisanggarrung Cirebon, 2 Pelajar SMP Tenggelam Belum Ditemukan
Advertisement . Scroll to see content

Cirebon, Titik Awal Penyebaran Islam di Jawa Barat

Sabtu, 15 Juni 2024 - 05:39:00 WIB
Cirebon, Titik Awal Penyebaran Islam di Jawa Barat
Keraton Kasepuhan Cirebon. (Foto: Kurnia Illahi/iNews.id).
Advertisement . Scroll to see content

CIREBON, iNews.id - Cirebon memiliki sejarah panjang sebagai bagian dari Kerajaan Tarumanagara dan Galuh. Dikenal sebagai salah satu wilayah pertama di Jawa Barat yang mengalami proses Islamisasi. 

Proses penting ini dimulai pada era Kesultanan Demak, ketika banyak pasukan Demak menetap di pantai utara Jawa Barat, termasuk Cirebon, Indramayu, Karawang, Jayakarta dan Serang.

Dilansir dari laman Pemkab Cirebon, Jumat (14/6/2024) menyebutkan, Pangeran Galuh, Bratalegawa, memainkan peran kunci dalam penyebaran Islam di abad ke-14. Setelah memeluk Islam, dia meninggalkan ibu kota Galuh, Kawali lalu bergerak ke Caruban Girang untuk menyebarkan ajaran baru tersebut.

Sejarah Cirebon juga terkait erat dengan Kerajaan Pajajaran di bawah pemerintahan Sri Baduga Maharaja. Pangeran Walangsungsang, putra pertama Maharaja yang lahir pada 1423 Masehi, menikah dengan Nyai Endang Geulis.

Mereka kemudian bersama-sama memulai perjalanan spiritual yang membawanya ke berbagai pertapaan. Perjalanan ini berujung pada pertemuan dengan Syekh Datuk Kahfi dari kerajaan Parsi, seorang guru agama Islam yang terkenal.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut