Ciptakan Masker dari Jerami, Mahasiswa Unpad Raih Penghargaan Tingkat ASEAN
Rifky menuturkan, ketika masker kain dilapisi grafena, data menunjukkan bahwa proses fototermal di masker bisa mencapai 80 derajat, sehingga mampu menginaktivasi virus.
“Berdasarkan data jurnal yang kami peroleh, protein spike pada virus SARS-CoV-2 sangat sensitif terhadap suhu tinggi, sehingga lapisan masker kain mampu hasilkan efek fototernal yang akan berpotensi menginaktivasi virus,” kata Rifky dalam rilis Kantor Komunikasi Publik Unpad, Kamis (25/2/2021).
Pemanfaatan grafena dari sekam padi merupakan potensi yang unik. Sekam padi sendiri merupakan limbah yang kerap dihasilkan dari aktivitas pertanian. “Kita tahu Indonesia merupakan negara agraris. Setiap produksi beras akan menghasilkan 20–30 limbah sekam padi,” ujarnya.
Dari studi literatur ditemukan bahwa sekam padi mengandung 30–40 karbon, zat yang menjadi cikap bakal dari grafena. Sayangnya, potensi ini masih belum dimanfaatkan dengan baik. Sekam padi biasanya masih digunakan untuk pakan ternak.
Selain itu, tidak hanya sebagai pelapis masker kain, grafena dari sekam padi juga bisa dikomersialisasikan. Sebabnya, grafena sendiri memiliki nilai jual yang tinggi di tingkat global.
Editor: Agus Warsudi