Ceruk Ekspor Non-Migas Terbuka Lebar, Jabar Akselerasi Pertumbuhan Eksportir Milenial
"Ini bisa kita garap bersama-sama, milenial ini mereka melek informasi dan digitalisasi, yang paling kesempatan ini bisa dimanfaatkan oleh generasi Z dan Y," tutur Ferry Sofwan Arif.
Sementara itu, Kepala Disperindag Jabar, Iendra Sofyan mengatakan, pihaknya menggenjot pertumbuhan eksportir milenial melalui program Export Coaching Program (ECP) yang digelar sejak 2019.
"Sudah ada sekitar 240 eksportir milenial yang kita latih. Tahun 2022 ini ada 30 orang dari 150 orang yang mendaftar dan berhasil kami kurasi," ucap Asisten Daerah Bidang Administrasi Setda Jabar.
Melalui ECP yang dilaksanakan selama setahun, peserta diberikan pengetahuan mengenai riset pasar negara tujuan ekspor, mencari data calon buyer, korespondensi bisnis, informasi dan peluang pasar dari perwakilan dagang di negara tujuan ekspor, serta persiapan business matching. "April-Juni 2022 ini kami sudah berhasil mengekspor 158.344 US$ dari 9 komoditi," katanya.
Ke depan, pihaknya akan terus mengembangkan program ECP dengan menggandeng dukungan perbankan, Bank Indonesia, dan dinas terkait seperti KUK, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura dan Dinas Perkebunan. "Semua harus terkoordinir di Disperindag Jabar, karena kami yang akan melaporkan seluruh aktivitas ekspor, baik manufaktur mupun IKM,” ujar Ferry Sofwan.