Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Satu Keluarga Tewas saat Glamping di Temanggung Dimakamkan Berdampingan
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Warga Sulit Dapat Lahan Makam, Jenazah Pasien Covid-19 Harus Diinapkan Semalam

Rabu, 23 Juni 2021 - 15:03:00 WIB
Cerita Warga Sulit Dapat Lahan Makam, Jenazah Pasien Covid-19 Harus Diinapkan Semalam
Ilustrasi pemakaman jenazah pasien Covid-19 dengan protokol kesehatan. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG BARAT, iNews.id - Penambahan kasus kematian pasien Covid-19 membuat lahan makam penuh, salah satunya di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Seorang warga Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, yang meninggal dunia diduga karena terpapar virus Corona harus diinapkan satu malam karena tidak ada lahan tersedia. 

Kepala Desa Cilame, Aas Mochamad Asor mengatakan, warga lanjut usia yang tinggal di salah satu kompleks perumahan di Desa Cilame tersebut, diinapkan semalam di rumah karena harus mencari lokasi permakaman yang mau menerimanya. Sementara warga juga kesulitan mencari lahan makam.

"Kami kesulitan mencari lokasi lahan makam yang mau menerimanya. Karena itu, terpaksa jenazahnya diinapkan semalam di rumah," kata Aas Mochamad Asor, Rabu (23/6/2021).

Aas menuturkan, warga tersebut dinyatakan meninggal dunia pada Senin (21/6/2021) sekitar pukul 09.00 WIB. Pihak keluarga ingin agar jenazah langsung dikuburkan dan sempat mencari lahan permakaman khusus Covid-19 di Cimahi dan Kota Bandung. 

Namun, baik di Cimahi dan Kota Bandung, kondisinya juga penuh serta terkendala aspek kewilayahan. Akibatnya jenazah tidak bisa dikirim ke sana. Pihak desa lalu berkonsultasi dengan Pemda KBB melalui Asda II Maman Sulaiman, yang akhirnya mengusulkan agar dimakamkan di Rajamandala, Cipatat. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut