Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Libur Panjang Iduladha, Puluhan Ribu Kendaraan Masuk Bandung via Tol Pasteur
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Pemudik Terjebak Macet di Sukabumi, Tempuh 4,8 Km selama 45 Menit

Sabtu, 05 April 2025 - 14:07:00 WIB
Cerita Pemudik Terjebak Macet di Sukabumi, Tempuh 4,8 Km selama 45 Menit
Kepadatan kendaraan di Jalan Nasional Sukabumi-Bogor tepatnya di wilayah Kecamatan Cibadak, Sabtu (5/4/2025). (Foto: MPI/Dharmawan Hadi)
Advertisement . Scroll to see content

SUKABUMI, iNews.id - Ribuan kendaraan wisatawan dan pemudik memadati Jalan Nasional Bogor-Sukabumi, Sabtu (5/4/2025). Dampaknya terjadi kepadatan arus lalu lintas di sekitar pasar tradisional dan pusat keramaian wilayah Kecamatan Cisaat dan Cibadak. 

Seorang pemudik asal Sukabumi yang akan pulang menuju Jakarta Irfan Arifin (35) mengatakan, dia berangkat dari tempat tinggalnya di wilayah Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi pukul 08.00 WIB dengan menggunakan mobil.

"Saya sengaja pagi hari berangkat pulang ke Jakarta, takutnya sore hari nanti puncak arus balik para pemudik. Jadi pas sampai di Jakarta ada jeda waktu 2 hari untuk beres-beres rumah yang ditinggalkan kemarin, sampai nanti waktu hari Selasa (8/4/2025) saya masuk kerja," ujar Irfan di Gerbang Tol Bocimi Parungkuda. 

Dia mengatakan, kemacetan yang pertama ditemuinya saat berada di sekitar Alun-Alun Cisaat. Selain bertemu dengan persimpangan jalan menuju objek wisata Situ Gunung, daerah tersebut juga banyak kendaraan parkir di kanan-kiri pinggir jalan.

"Kemacetan kembali terjadi di sekitar kantor Kecamatan Cibadak sebelum Simpang Ratu percabangan arah menuju Palabuhanratu dan Jakarta. Untuk sampai ke Gerbang Tol Parungkuda yang berjarak 4,8 kilometer menempuh waktu sekitar 45 menit," kata Irfan. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut