Buntut Video Viral Guru Pukuli Siswa SMAN 12 Bekasi, Orang Tua Akan Melapor ke Polisi
BEKASI, iNews.id – Kasus pemukulan oknum guru terhadap siswa SMA Negeri 12 Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar), yang videonya sempat viral di media sosial berbuntut panjang. Orang tua siswa yang tidak terima anaknya dipukuli berencana melaporkan guru yang menjabat wakil kepala sekolah bidang kesiswaan itu ke polisi.
Asmat Rahman dan Siti Nurani, mengaku sakit hati kepada guru yang memukuli putra mereka MR, siswa kelas 12 SMA Negeri 12 Bekasi. Apalagi setelah mereka menonton video asli saat pemukulan yang durasinya lebih panjang, 1 menit 16 detik.
Dalam video itu, oknum guru berinisial IM awalnya terlihat memeriksa para siswa yang terlambat masuk dan tidak menggunakan atribut seperti ikat pinggang. IM kemudian memukul punggung dua orang siswa, tapi tampaknya tidak keras.
Setelah itu, giliran MR yang diperiksa. Sadar dengan kesalahannya, MR mengakui bersalah dan berdiri karena tidak menggunakan ikat pinggang. Namun, IM langsung menampar dan memukul kepalanya hingga dia merasakan sakit. Dia pun kaget karena perlakuan yang dia terima berbeda dengan dua siswa lain yang sebelumnya hanya dipukul ringan.
“Saya emosi melihat video itu. Anak saya waktu cerita bilang sakit,” kata ayah MR, Asmat Rahman yang ditemui di rumahnya Jalan Sultan Agung, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Sabtu (15/2/2020).