Buntut Pengadangan Ambulans di Sukabumi, Paguyuban Pengemudi Beri Dukungan
Dengan wajah kesal, ASN tersebut mengadang ambulans yang menuding seolah-olah ambulans sebagai sumber kemacetan. Dengan berdiri di tengah jalan raya, ASN tersebut menunggu datangnya ambulans dan ketika tiba di lokasi kejadian, dia memukul-mukul kap mesin ambulans meminta berhenti.
"Bener ga (ada pasien yang dibawa), bener ga heh, saya polisi tau," ujar ASN tersebut yang dibarengi dengan pemukulan kepada sopir ambulans tersebut.
Lalu setelah itu, sopir ambulans memutar kameranya memperlihatkan isi ambulans yang memberi tahu bahwa sedang membawa pasien seorang bayi.
"Bisi teu percaya mawa pasien bayi, nyuhungkeun diviralkeun polisina A (Jika tidak percaya membawa pasien bayi, minta tolong diviralkan polisinya A)," ujar sopir ambulans dalam rekaman video.
Informasi yang dihimpun sopir ambulans tersebut berinisial ID yang berdinas di RSUD Jampangkulon dan ASN tersebut berinisial SD pejabat ASN di lingkungan Polres Sukabumi.
"Kejadiannya sesuai dalam video, karena saya bawa pasien, saya nyalakan semua. Rotator menyala, lampu bahaya menyala, lampu utama menyala, sirine menyala, namun entah apa dia mengadang saya. Menunggu saya dari kejauhan, dan terjadi kejadian yang seperti dalam video," ujar ID kepada MPI.
Editor: Agus Warsudi