Buntut Pengadangan Ambulans di Sukabumi, Paguyuban Pengemudi Beri Dukungan
Sementara itu, SD, ASN Polres Sukabumi meminta maaf atas aksi arogannya menghadang dan menggebrak kap mobil ambulans. SD juga turut menghadiri proses mediasi di Klinik Ami Medika.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, mohon maaf kepada sopir ambulans dan teman-teman yang tadi sempat terhenti, tiada hal lain yang terganggu perjalanannya. Kepada keluarga yang sempat terhenti di ambulans mohon maaf yang sebesar-besarnya, tiada maksud hal-hal yang lain. Itu saja sekali lagi mohon maaf," ujar SD dalam video yang berbedar.
Diberitakan sebelumya, seorang pria yang diduga pegawai negeri sipil (PNS) di Polres Sukabumi mengadang ambulans yang sedang membawa pasien dari RSUD Jampangkulon ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi. Aksi arogan tersebut direkam melalui kamera ponsel lalu diunggah ke medsos sehingga viral.
Dalam video tersebut terekam sopir ambulans yang sedang membawa pasien terjebak kemacetan lalu lintas di wilayah pabrik sepatu GSI Cikembar. Kemacetan panjang terjadi setiap waktu bubaran karyawan pabrik.
Tampak seorang yang diduga ASN di lingkungan kepolisian akan menjalankan kendaraan kembali setelah selesai dari minimarket, Namun kendaraan jenis minibus Mitsubishi Expander yang dikendarainya tak bisa bergerak akibat terjebak macet.