Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gelombang Tsunami Terjang Sulut Dampak Gempa Besar, Ketinggian Bervariasi
Advertisement . Scroll to see content

BPBD Tingkatkan Pengawasan Pergerakan Tanah di Cianjur selama Kemarau

Sabtu, 29 Agustus 2020 - 14:02:00 WIB
BPBD Tingkatkan Pengawasan Pergerakan Tanah di Cianjur selama Kemarau
Satu rumah warga di Kampung Cikanyere Babakan, Desa Cieundeur, Kecamatan Warungkondang, Cianjur, Jawa Barat, ambruk akibat pergerakan tanah, Sabtu (29/8/2020). (Foto: Antara/Ahmad Fikri)
Advertisement . Scroll to see content

"Saat tembok rumah bagian belakang tiba-tiba ambruk, saya sedang melaksanakan salat, mendegar suara gemuruh saya sempat tidak bisa berdiri. Beruntung beberapa orang tetangga membawa saya keluar dari dalam rumah," katanya.

Ambruknya bangunan rumah bagian belakang akibat pergerakan tanah tersebut terjadi Jumat (28/8/2020) sore. Tidak ada hujan ataupun angin sebelumnya, namun dia sempat melihat tembok rumah retak dan sempat bergetar, namun dia tidak menduga akan sampai ambruk.

"Saya tidak dapat membayangkan kalau tembok ambruk ke depan, mungkin saya sudah tidak bernyawa. Seketika lutut saya tidak dapat digerakan karena terkejut, beruntung ada tetangga yang langsung masuk dan membawa saya keluar," katanya.

Camat Warungkondang Sukmawati, mengatakan untuk kesekian kalinya peristiwa yang sama terjadi di Kampung Cikanyere Babakan. Saat itu juga tidak ada hujan yang turun, namun pergerakan tanah terjadi karena tanah di wilayah tersebut labil.

Tebing setingi satu meter di belakang rumah Eem salah satunya, sehingga pihaknya mengimbau warga untuk tetap waspada dan jeli membaca tanda-tanda alam akan terjadinya bencana karena sebelum terjadi biasanya terlihat retakan di tanah atau di dinding bangunan.

"Kami sudah melakukan pendataan dan akan mengajukan rumah tersebut kembali dibangun dari dana penanggulangan bencana. Saat ini Eem menumpang di rumah kerabatnya. Kami akan terus memantau pergerakan tanah di kampung tersebut dan meminta arga untuk waspada," katanya.

Editor: Nani Suherni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut