BPBD Tingkatkan Pengawasan Pergerakan Tanah di Cianjur selama Kemarau
CIANJUR, iNews.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Cianjur, Jawa Barat (Jabar) meningkatkan pengawasan pergerakan tanah selama musim kemarau. Pergerakan tanah terjadi pada Sabtu, (29/8/2020) di Kecamatan Warungkondang. Akibatnya, satu rumah warga ambruk, hingga pemilik rumah terpaksa mengungsi.
Sekretaris BPBD Cianjur, Irfan Sopyan mengatakan, langsung menuju lokasi dan melakukan pendataan. Dia pun mengimbau warga sekitar untuk segera mengungsi jika melihat tanda pergerakan tanah susulan kembali meluas.
"Kami sudah melakukan pendataan dan akan mengajukan bantuan pembangunan untuk rumah yang terdampak. Satu rumah rusak berat milik ibu Eem yang saat rumahnya ambruk sedang berada di dalam rumah, sedangkan dua rumah lainnya terancam," katanya.
Dia menjelaskan, pergerakan tanah pada musim kemarau jarang terjadi, namun pihaknya akan tetap melakukan pengawasan dan pemantauan dengan melibatkan relawan di masing-masing desa yang masuk dalam wilayah rawan bencana alam.
Sementara Eem (57) pemilik rumah yang ambruk berhasil selamat Diri. Rumahnya di Kampung Cikanyere Babakan, Desa Cieundeur, Kecamatan Warungkondang, rusak berat.