Bom Astana Anyar Bandung, BNPT Akan Evaluasi Program Deradikalisasi Napi Terorisme
BANDUNG, iNews.id - Pascaaksi bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Kota Bandung, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) akan mengevaluasi program deradikalisasi atau membersihkan ideologi radikal dan teror para napi teroris. Langkah ini dilakukan lantaran eks napi teroris rawan kembali melakukan aksi teror pascabebas dari penjara.
Kepala BNPT Komjenn Pol Boy Rafli Amar mengatakan, pelaku Agus Sujatno alias Abu Muslim merupakan eks napi terorisme yang masih "merah" atau terpapar berat ideologi radikal dan teror.
"Jadi, apa yang terjadi tetap akan menjadi masukkan dan bahan evaluasi untuk ke depannya akan diperbaiki lagi agar residivis dalam kejahatan terorisme ini zero, itu adalah cita-cita," kata Kepala BNPT.
Komjen Pol Boy Rafli Amar menyatakan, jangankan terorisme yang merupakan extraordinary crime, kejahatan biasa saja, pidana umum, fenomena residivis kembali melakukan perbuataanya begitu kuat.
"Apalagi ini yang berbasis ideologi kekerasan, ideologi terorisme yang bertentangan dengan konstitusi dan ideologi negara kita," ujar Komjen Pol Boy Rafli Amar.