Bocah Purwakarta Ini Kerap Mabuk dan Ngamuk Bawa Golok, Dedi Mulyadi Turun Tangan
Awalnya F terus menolak ajakan Dedi karena ingin tinggal di rumah tersebut dan berjanji tidak akan berbuat hal kriminal. Namun pihak keluarga tetap meyakinkan F untuk ikut Dedi agar bisa direhabilitasi.
Pihak keluarga terus membujuk agar F mau ikut direhabilitasi. Karena terus menolak dengan sedikit paksaan pihak keluarga langsung membopong F menuju mobil Dedi.
Meski sempat menolak dan berontak, F akhirnya terlihat lebih tenang setelah di dalam mobil. Bahkan mulai terbuka saat Dedi bertanya dia suka bermain dengan siapa dan melakukan apa.
“Jeung barudak gede. Si Topi nu sok mentaan duit (sama orang dewasa. Si Topi yang suka mminta uang),” kata F.
Sementara itu pihak keluarga yang mendampingi dalam mobil Ki Abad mengatakan, kelakuan ganjil F tersebut mulai muncul pada umur tujuh tahun. Dia menduga salah satu faktornya adalah F ditinggal bercerai oleh orang tua dan ditambah pergaulan salah dengan orang dewasa.