Bocah Pemabuk Kabur dari Pesantren Ciroek Purwakarta, Kenapa?
Kegigihan Kang Dedi untuk membawa F ke pesantren karena tak ingin bocah itu dikucilkan di rumah dan lingkungan. Sebab dikhawatirkan berujung sakit hati atau dendam. Jika itu terjadi, besar kemungkinan F kembali ke pergaulan lama, mabuk, mengonsumsi obat-obatan terlarang, dan mencuri.
Kepada F, Kang Dedi menawarkan, akan ikut bersamanya kembali ke pesantren atau menjalani rehabilitasi anak sosial di Bogor.
“Sok pilih mana? Ke pesantren atau ke Bogor? Kalau mau ke pesantren, saya kasih tabungan Rp2 juta per bulan. Jadi setahun lulus pesantren dapat Rp24 juta bisa buat kuliah,” ujar Kang Dedi.
Ki Abad selaku keluarga pun berharap F bisa Kembali ke pesantren. Sebab dia melihat meski hanya dua hari di pesantren namun F sudah mulai banyak perubahan.
“Baru sebentar saja sekarang sudah ada perubahan, gak beringas lagi. Sok ke pesantren, nanti Aki jengukin seminggu sekali ke pesantren,” ujar Ki Abad.