Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tiket Naik Rp65.000, Ribuan Pengunjung Tetap Serbu Kebun Binatang Bandung
Advertisement . Scroll to see content

BMKG Pastikan Tidak Ada Gelombang Panas Ekstrem di Indonesia, Ini Penjelasannya

Selasa, 25 April 2023 - 11:03:00 WIB
BMKG Pastikan Tidak Ada Gelombang Panas Ekstrem di Indonesia, Ini Penjelasannya
Indonesia dipastikan tidak mengalami gelombang panas ekstrem. (FOTO: ILUSTRASI)
Advertisement . Scroll to see content

Sedangkan secara indikator statistik suhu kejadian, lonjakan suhu maksimum yang mencapai 37,2 derajat Celsius melalui pengamatan stasiun BMKG di Ciputat pada pekan lalu hanya terjadi satu hari pada 17 April 2023. 

Suhu tinggi tersebut sudah turun dan kini suhu maksimum teramati berada dalam kisaran 34 hingga 36 derajat Celsius di beberapa lokasi. 

Variasi suhu maksimum 34 derajat- 36 derajat Celsius untuk wilayah Indonesia masih dalam kisaran normal klimatologi dibandingkan tahun- tahun sebelumnya. 

"Secara klimatologis, dalam hal ini untuk Jakarta, bulan April-Mei-Juni adalah bulan-bulan di mana suhu maksimum mencapai puncaknya, selain Oktober-November," ujar  Dwikorita Karnawati.

Kepala BMKG menuturkan, soal keterkaitan gelombang panas dan radiasi ultraviolet, besar kecilnya radiasi UV yang mencapai permukaan bumi memiliki indikator nilai indeks UV. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut