Benarkah Ada Kehidupan Lain di Luar Angkasa? Ini Penjelasan Pakar Astronomi ITB
"Sebenarnya, tidak berkait dengan dua objek itu (UFO dan alien). Para astronom, umumnya tidak percaya dengan keberadaan alien dan UFO karena belum terbukti eksistensinya secara ilmiah. Manusia belum pernah bertemu dengan alien atau UFO," kata Kepala Observatorium Astronomi Institut Teknologi Sumatera (Itera) Lampung ini.
Namun, ujar Hakim, riset tentang keberadaan kehidupan lain di Tata Surya, terutama planet lain di Galaksi Bima Sakti, terus dilakukan secara ilmiah.

Sebab, secara ilmiah, para ilmuwan astronimi percaya ada "kemungkinan" kehidupan lain di luar angkasa. Namun bukan didasarkan atas bahwa manusia pernah bertemu atau tidak dengan makhluk hidup di planet lain itu.
Kehidupan di luar angkasa, bisa berbentuk organisme, bakteri, hewan bersel tunggal, dan lain-lain. Kehidupan yang dimaksud dimungkinkan hidup di planet lain serupa Bumi yang memiliki air, oksigen, dan atmosfer di luar angkasa. Jadi, ada materi-materi organik dan kimia yang mendukung kehidupan organisme tersebut.
Berangkat dari premis bahwa, galaksi Bima Sakti terisi satu triliun bintang. Katakanlah 1 persen saja dari bintang-bintang tersebut, kata Hakim, di galaksi kita itu seperti matahari dengan rangkaian planet di sekitarnya, maka logikanya, bintang tersebut menghosting planet-planet di sekitarnya.