Banjir Kiriman Terjang KJA Waduk Cirata Cianjur, 50 Ton Ikan Ludes
Sementara itu, salah seorang petani ikan KJA, Bah Memen (58), mengatakan, untuk saat ini para petani berusaha mengamankan bagian-bagian KJA yang masih bisa dimanfaatkan kembali untuk memperbaiki KJA yang rusak dan untuk sementara hingga hujan berakhir, para petani tidak akan menanam ikan dulu
“Sekarang kami fokus memperbaiki KJA yang rusak. Ini kan baru awal musim hujan, jadi kemungkinan kami tidak akan menanam ikan dulu sambil melihat kondisi cuaca. Perubahan cuacanya kan masih ekstrem, kami khawatir terjadi lagi banjir kiriman,” ujar Bah Memen.
Menurut Bah Memen, akibat banjir kiriman yang melanda kawasan perairan Jangari beberapa hari lalu itu, membuat puluhan ton ikan yang dibudidayakan petani hilang dan mati.
Kerugian ditaksir lebih dari Rp500 juta karena dari 190 KJA rata-rata sudah siap panen dengan hasil total lebih dari 50 ton, selain hilang terbawa banjir, ikan yang tersisa di dalam KJA mati karena upwelling atau air bawah naik ke atas.
"Sejak beberapa tahun terakhir baru kali ini, banjir kiriman cukup besar dari anak sungai yang bermuara ke perairan Jangari, sehingga merusak ratusan KJA. Dengan kejadian ini kami berharap ada bantuan dari pemerintah berupa bibit ikan," ucapnya.
Editor: Asep Supiandi