Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ibu di Karawang Jadi Korban KDRT hingga Tertular Sipilis, Anaknya Juga Dicabuli Suami
Advertisement . Scroll to see content

Balita 3 Tahun di Karawang Diduga Dicabuli Ayah Kandung, Ibu Cari Nafkah di Arab Saudi

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:16:00 WIB
Balita 3 Tahun di Karawang Diduga Dicabuli Ayah Kandung, Ibu Cari Nafkah di Arab Saudi
Ilustrasi pencabulan anak oleh ayah kandung di Karawang. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Melihat kondisi korban yang tidak wajar, pihak keluarga langsung membawa balita tersebut ke fasilitas kesehatan terdekat untuk menjalani pemeriksaan medis. Hasil visum dan pemeriksaan awal dari tenaga kesehatan memperkuat dugaan adanya indikasi luka pada area intim korban yang berkaitan erat dengan kekerasan seksual.

Hingga saat ini, pihak keluarga belum mengetahui secara pasti sejak kapan aksi bejat tersebut berlangsung. Meski demikian, trauma mendalam sangat terlihat dari perubahan perilaku korban. Balita 3 tahun itu berulang kali menangis histeris, menolak untuk pulang ke rumahnya, dan mengekspresikan ketakutan yang luar biasa terhadap sang ayah.

“‘Tidak mau pulang ke rumah, tidak mau tidur sama bapak, takut sama bapak,’ itu yang berulang kali diucapkan korban,” katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban selama ini tinggal bersama ayah kandung dan seorang adiknya yang masih berusia 2 tahun. Sementara itu, ibu korban tengah mengadu nasib sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Arab Saudi. Pelaku diketahui tidak memiliki pekerjaan tetap dan sehari-hari hanya berada di rumah bersama anak-anaknya.

Tidak terima dengan perbuatan keji pelaku, keluarga korban langsung mengambil langkah hukum. Kasus ini telah resmi dilaporkan ke pihak berwajib berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor STTLP/B/579/VI/2026/SPKT/Polres Karawang/Polda Jawa Barat tertanggal Senin (8/6/2026).

Dalam laporan tersebut, kepolisian menerima aduan terkait dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut