Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Berandalan Bermotor Teror Warga Bandung, 1 Orang Tewas Ditabrak dan Dilindas
Advertisement . Scroll to see content

Bahan Peledak, Peluru, dan AK47 di Gedung Tua Jalan Asia Afrika Bandung Pernah Ditimbun

Selasa, 09 Agustus 2022 - 15:59:00 WIB
Bahan Peledak, Peluru, dan AK47 di Gedung Tua Jalan Asia Afrika Bandung Pernah Ditimbun
Bom, ribuan butir peluru, geranat, dan senpi laras panjang AK47 yang ditemukan dalam gedung tua di simpang 5, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung. (FOTO: iNews/ERVAN DAVID)
Advertisement . Scroll to see content

Namun penghuni gedung sebelumnya, tempat ditemukannya bahan peledak, telah meninggal dunia. Hal ini menjadi kendala bagi kepolisian dalam melakukan pengembangan. Namun penyidik Polda Jabar tetap mengusut kasus itu hingga mendapatkan titik terang tentang pemilik bahan peledak tersebut.

"Ada kendala untuk mengungkap siapa yang bertangung jawab terhadap kepemilikan bahan peledak tersebut sebab penghuni gedung sebelumnya telah meninggal dunia," tutur Kabid Humas Polda Jabar. 

Diketahui, selain bahan peledak TNT, ribuan butir peluru kaliber 7,62 milimeter (mm)-9 mm, dan sepucuk senjata api laras panjang, polisi juga mengamankan detonator dan granat dari dalam bangunan tua di simpang 5, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung. 

Ribuan butir peluru kaliber 9 milimeter (mm) dan 7,62 mm dalam gedung tua di simpang 5 Jalan Asia Afrika, Kota Bandung pada Senin (6/6/2022) itu, diduga diproduksi oleh dua perusahaan. Peluru 7,62 mm diproduksi oleh Gerend dan 9 mm buatan perusahaan dalam negeri. 

Informasi yang diperoleh menyebutkan, peluru 9 mm dengan logo perusahaan dalam negeri, diproduksi pada 1993. Disebutkan pula senjata api (senpi) yang diamankan bermerek AK 47 buatan Rusia. Kemudian, ditemukan 1 dus detonator dan satu kotak dinamit atau TNT.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut