Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Keji! Siswi SMK di Cianjur Tewas Dibunuh Ayah Tiri, Dijerat Kabel lalu Diperkosa
Advertisement . Scroll to see content

Autopsi Kematian Balita 18 Bulan, Ada Luka Sundut Rokok dan di Solder

Senin, 02 Juli 2018 - 17:18:00 WIB
Autopsi Kematian Balita 18 Bulan, Ada Luka Sundut Rokok dan di Solder
Jenazah balita Daffa yang diduga meninggal atas penganiayaan sadistis ayah tirinya. (Foto: iNews/Asep Juhariyono)
Advertisement . Scroll to see content

TASIKMALAYA, iNews.id – Pengembangan kasus kematian balita 18 bulan oleh pelaku yang merupakan ayah tirinya terus dikembangkan jajaran Polres Tasikmalaya. Untuk mengetahui penyebab pasti kematian balita Daffa Hilap Rapay, polisi bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soekarjo, mengautopsi jenazah, Senin (2/7/2018). Proses autopsi itu dilakukan oleh tim dokter forensik dari Rumah Sakit (RS) dr Selamet, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Informasi yang dirangkum iNews, pembunuhan keji yang menggemparkan publik, khususnya warga Kampung Sampalan, Desa Cintawangi, Kecamatan Karangnunggal, Tasikmalaya, terjadi pada Kamis (28/6/2018). Pelaku pembunuhan Olih Solihin (34), secara tega dan sadis menganiaya dengan cara yang kecam anak tirinya yang masih berusia balita hingga meninggal dunia.

Penyelidikan polisi, pelaku mengaku menganiaya korban lantaran kesal mendengar suara tangisan balita Daffa. “Pelaku tak mampu menahan emosi dan melampiaskannya dengan menganiaya korban,” kata Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tasikmalaya Aipda Josner, Senin (2/7/2018).

Dia menjabarkan hasil visum terhadap jenazah korban ditemukan sejumlah luka aniaya di sejumlah bagian tubuh. Seperti luka sundutan rokok yang sudah mengering di pelipis mata dan di atas kaki. Ada juga luka bakar di atas telapak kaki bekas ditempelkan mata solder yang panas.

“Kami juga temukan luka lebam pascameninggal di bagian belakang tubuh korban. Kasus ini masih akan kami selidiki,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut