Aspal Mengelupas usai Diperbaiki Ternyata Berasal dari Dana Pokir Anggota DPRD KBB
"Saya sudah dapat laporan dari masyarakat terkait kondisi jalan rusak lagi. Saya sudah sampaikan langsung ke dinas dan pihak ketiga. Saya minta diperbaiki sesuai mutu," katanya.
Pither meminta semua pihak tak meributkan proyek perbaikan jalan tersebut karena statusnya belum Provisional Hand Over (PHO) atau Serah Terima Sementara Pekerjaan. Artinya proyek jalan belum dibayar dan belum dilakukan pengecekan kualitasnya. Sehingga apabila ada hal-hal yang tidak sesuai, masih bisa diperbaiki.
"Ini kan belum PHO, uang juga belum cair, mengapa harus ribut? Nantikan ada PPK periksa, kalau tidak sesuai harus ada perbaikan oleh pihak ketiga, itu sudah tanggung jawab dia," katanya.
Sebelumnya, Sakim Sugandi (43) salah seorang warga menuturkan, mengelupasnya aspal itu baru diketahui warga pada Sabtu (3/12/2023) ketika tiba-tiba mengembang dan mengalami retak-retak usai diguyur hujan.
"Awal ketauannya itu pas tiba-tiba kaya ngembang jalannya, pas dicek ternyata pada ngelupas aspalnya," kata Sakim saat ditemui, Senin (4/12/2023).
Jalan yang terlihat mulus itu ternyata kualitasnya sangat mengecewakan warga. Sebab, hanya menggunakan tangan kosong saja sapal tersebut bisa mengelupas. Sakim mengatakan, jalan itu memang diperbaiki melalui aspirasi salah seorang anggota DPRD KBB.
"Yang pastinya kecewa, ini pembangunannya asal-asalan, sangat tipis. Pakai tangan aja langsung mengelupas," ujar Sakim.
Editor: Asep Supiandi