Asal-Usul Telaga Warna, Kisah Putri Raja yang Serakah Berwatak Keras dan Manja
Sang Prabu sekaligus mengumumkan nama anaknya, yaitu Nyi Mas Ratu Dewi Rukmini Kencanawungu. Hari berganti hari, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun. Putri mereka tumbuh dewasa dan memancarkan aura kecantikannya.
Namun, sang Putri berwatak keras dan manja. Apa yang dia inginkan harus disediakan. Meski begitu, teman-teman, seluruh rakyat dan orang tuanya tetap menyayangi Putri.
Rambut sang Putri selalu dikuncir dengan pita warna biru. Teman-temannya pun menjulukinya Dewi Kuncung Biru. Sang Putri tidak marah.
Dia justru senang karena biru merupakan warna kesukaannya. Memasuki usia 17 tahun, Putri Kuncung Biru semakin cantik. Dia gemar bersolek dan berdiam lama di depan cermin.
Sang Putri hanya mau mengenakan perhiasan dan pakaian mahal. Dia memohon kepada ayahnya dibuatkan pesta untuk merayakan kedewasaannya.