Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Manfaat Tunai JKP Lebih Besar Dibanding JHT Jangka Pendek, Begini Hitungannya
Advertisement . Scroll to see content

Antisipasi Pencairan JHT Meningkat, Jamsostek Jabar Siapkan Aplikasi JMO

Jumat, 18 Februari 2022 - 15:38:00 WIB
Antisipasi Pencairan JHT Meningkat, Jamsostek Jabar Siapkan Aplikasi JMO
BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek meluncurkan aplikas JMO untuk melayani para pekerja mencairkan dana JHT mereka menjelang pemberlakuan Permenaker Nomor 2 tahun 2022. (FOTO: ANTARA)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek Jawa Barat telah menyediakan aplikasi Jamsostek Mobile (JMO). Aplikasi ini disipkan mengantisipasi lonjakan permintaan pencairan jaminan hari tua (JHT) jelang pembelakuan Permenaker Nomor 2 Tahun 2022.

Diketahui, Permenaker Nomor 2 Tahun 2022 itu mengatur tentang batas usia pencairan JHT di umur 56 tahun. Walaupun menuai polemik dan ditolak kalangan buruh, aturan terbaru pencairan JHT 56 tahun itu mulai berlaku Mei 2022 . 

Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jawa Barat Suwilwan Rachmat mengatakan, BP Jamsostek secara berkesinambungan terus melakukan pengembangan aplikasi untuk memaksimalkan pelayanan. Salah satunya aplikasi JMO yang telah dirilis sebagai pengganti BPJSTKU.

JMO adalah aplikasi mobile berbasis android dan iOS yang diterbitkan sejak September 2021 dan berperan sebagai platform layanan dan informasi terbaru bagi peserta. BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jabar pun gencar melakukan sosialisasi dalam rangka meningkatkan pengguna aktif aplikasi JMO khususnya di kalangan pekerja.

"Aplikasi ini untuk mempermudah pelayanan kepada peserta. Termasuk untuk memanfaatkan fitur klaim manfaat JHT melalui aplikasi JMO. Peserta hanya perlu melakukan pengkinian (update) data pada aplikasi JMO," kata Deputi Direktur BP Jamsostek Wilayah Jabar. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut