Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Covid-19 Tambah 3.840 Orang, Terbanyak DKI Jakarta dan Jawa Barat
Advertisement . Scroll to see content

Angka Prevelansi Stunting di Jabar Tinggi, Ini Langkah Atalia untuk Menurunkannya

Kamis, 31 Maret 2022 - 02:00:00 WIB
Angka Prevelansi Stunting di Jabar Tinggi, Ini Langkah Atalia untuk Menurunkannya
Seluruh kader PKK se-Jabar diintruksikan untuk memperbarui data kasus stunting secara berkala. (Foto/Dok)
Advertisement . Scroll to see content

"Pekerjaan rumah kita masih panjang karena Pak Gubernur Jawa Barat (Ridwan Kamil) mencanangkan tahun 2023 Jabar zero stunting. Jadi tidak boleh ada lagi kasus baru," ujar istri Gubernur Jabar ini. 

Yang tak kalah penting, tutur Atalia, adalah kolaborasi harus terus dilakukan antara PKK dengan berbagai pihak terkait. Apalagi PKK memiliki banyak jaringan di seluruh daerah di Jabar. 

"Mengapa PKK dianggap penting? Jejaring PKK ada 1,4 juta. Kita ada didalam Tim Pendamping Keluarga sekitar 37.164 bersama dengan para bidan, termasuk juga dari para KB. Kemudian kita juga ada yang namanya kader posyandu. Ada sekitar 380.000 kader, dan ada 52.000 posyandu," tutur Atalia.

Sementara itu, dalam kunjungannya ke Command Center Kabupaten Sumedang, Selasa 29 Maret 2022 kemarin, Atalia menilai Sumedang telah melakukan updating data stunting secara berkala. 

"Kabupaten Sumedang mempunyai data yang dapat dipertanggungjawabkan terkait perkembangan stunting. Artinya, Kabupaten Sumedang bisa mempertanggungjawabkan itu semua kepada pusat melalui pemanfaatan teknologi," ucapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut