Mahasiswa menuntut Pemilu 2024 tidak curang, pemakzulan Presiden Joko Widodo, menuntut seluruh kabinet Joko Widodo mundur, pemecatan Ketua KPU Hasyim Asy’ari dan hakim MK Anwar Usman. Selain itu, mendesak DPR untuk mengaktifkan hak angket dan hak interpelasi.
Koordinator aksi, ilyasa Ali Husni mengatakan, aksi demo mahasiswa ini sebagai bentuk akumulasi kekesalan dan ketidakpercayaan terhadap pemerintah.
"Aksi mahasiswa ini merupakan akumulasi dari kemuakan masyarakat melihat kondisi demokrasi yang tidak baik di mana Presiden yang semestinya jadi sosok teladan malah melakukan dinasti politik dan memolitiasi bansos," katanya.
Dia menambahkan, aksi tersebut juga digelar dalam rangka penyelamatan demokrasi dengan menuntut untuk mengadili seluruh pihak yang dinilai mengkhianati konstitusi serta pejabat yang menghancurkan negeri ini demi kepentingan individu, keluarga, dan kelompok.
Editor: Kastolani Marzuki