Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sidang Kasus Penipuan Studi ke China Digelar di Ruang Mediasi PN Bandung, Korban Kecewa
Advertisement . Scroll to see content

60.000 Telur Nyamuk Wolbachia Dikembangbiakkan di Ujungberung Bandung untuk Tekan Kasus DBD

Jumat, 24 November 2023 - 10:56:00 WIB
60.000 Telur Nyamuk Wolbachia Dikembangbiakkan di Ujungberung Bandung untuk Tekan Kasus DBD
Kasus DBD di Kota Bandung tinggi. Untuk menekan kasus DBD, Kemenkes mengembangbiakkan nyamuk Wolbachia di Ujungberung, Bandung. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

"Mudah-mudahan ini bisa jadi salah satu pelengkap untuk menurunkan jumlah kasus DBD di Bandung," ujar dia. 

Ira Dewi Jani menuturkan, keberadaan nyambuk Wolbachia baru berdampak menurunkan kasus DBD diperkirakan butuh waktu satu atau dua tahun. Berdasar teori akan melepaskan ember berisi telur nyamuk Wolbachia setiap enam bulan. 

Setiap bulan diharapkan sudah menetas. Terus diganti telur baru. Kalau sudah enam bulan dilepasliarkan, diharapkan proporsi nyamuk Aedes Aegypti Wolbachia di Kota Bandung bisa mencapai 60 persen, di alam, di lingkungan. Sisanya secara alamiah dengan perkawinan antarnyamuk di alam. 

Ira mengatakan, pengembangbiakan puluhan ribu nyamuk Wolbachia ini, dilakukan oleh warga. Mereka yang dititipkan, sudah dibekali ilmu pengembangbiakan nyamuk Wolbachia dengan dibantu oleh perangkat lainnya seperti puskesmas setempat. 

"Program ini tidak mungkin berhasil kalau tidak ada keterlibatan dari masyarakat. Setelah kita cek data dan dukungan warganya, nah di Ujungberung menjadi salah satu kecamatan yang besar paling banyak kasus DBD nya.

Kepala puskesmas sudah dilatih ke Yogyakarta untuk pilot project ini. Penerimaan masyarakat baik, karena sudah sejak awal disosialisasikan," tutur Kadinkes Kota Bandung.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut