6 Oknum POM AL Keroyok Warga Sipil hingga Tewas di Purwakarta, Begini Kronologinya
Saat itu, orang tua calon istri anggota POM AL itu melaporkan kehilangan mobil. Mendengar informasi tersebut, anggota POM AL berencana mencari pelakunya.
“Orang tua sampaikan ke anggota kita, sehingga anggota kita berinisiatif untuk mencari pelakunya,” ujarnya.
Setelah mendapatkan pelaku, anggota TNI AL itu langsung membawanya ke Wisma Atlet di Purwakarta, Sabtu (29/05/2021) pukul 19.00 WIB. Dia kemudian menginterogasi terkait masalah kehilangan mobil yang dilaporkan sebelumnya. Saat itu, oknum anggota TNI AL diduga emosi sehingga melakukan kekerasan.
“Itulah awalnya. Kejadiannya mungkin di luar kendali juga. Anggota kita mungkin lepas emosi untuk menekan. Mungkin saat kejadian itu terjadi tindakan yang di luar batas sehingga salah satu anggota tersebut, anggota masyarakat, meninggal dunia,” ujarnya.
Nazali mengatakan, karena keadaan anggotanya panik ketika salah satu korban terbunuh,mereka tidak sempat melaporkan kejadian. Laporan baru disampaikan beberapa hari setelah kejadian.
“Mungkin ada beberapa hari setelah itu dilaporkan. Kita mengambil tindakan tegas segera mencari mengamankan jenazahnya untuk kita visum di Rumah Sakit RSCM,” katanya.
Editor: Maria Christina