6 Fakta Tewasnya AKBP Andi Nurwandi Jatuh dari Tebing Gunung Parang Purwakarta
2. Tali Sling Putus
Setelah hujan reda, korban turun pendakian dengan meniti anak tangga atau teknik via ferrata. Tak disangka, tali sling pengamannya terputus. Korban pun menghantam pepohonan dan bebatuan di dasar gunung dari ketinggian sekitar 50 meter.
3. AKBP Andi Dikenal sebagai Pendaki Gunung
Korban yang menjabat Kasubid Yanmas OA Baintelkam Mabes Polri itu dikenal sebagai pendaki gunung. Sebelum peritiwa nahas terjadi, korban diketauhi mendaki gunung bersama anaknya.
“Saat dievakuasi, detak jantungnya masih ada. Namun, korban meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit sekitar pukul 16.00 WIB," kata Kapolres Purwakarta AKBP Matrius.
4. AKBP Andi Nurwandi Pernah Jabat Kapolres Padangsidimpuan
AKBP Andi Nurwandi merupakan perwira menengah Polri yang menjabat Kasubid Yanmas OA Baintelkam Mabes Polri. Sebelumnya, AKBP Andi Nurwandi ditugaskan selama dua tahun sebagai Kapolres Padangsidimpuan, Sumatera Utara.
5. Polisi Selidiki Penyebab Jatuhnya AKBP Andi
Polres Purwakarta masih menyelidiki penyebab jatuhnya AKBP Andi Nurwandi dari atas tebing Gunung Parang setinggi 50 meter. Penyelidikan itu untuk memastikan penyebab terjadinya insiden tersebut.
6. Jenazah Dimakamkan dengan Upacara Kedinasan
Jenazah AKBP Andi Nurwandi sudah dimakamkan pihak keluarga setelah diserahterimakan dari Polri di tempat pemakaman umum (TPU) Kampung Jatijajar, Desa/Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta dengan upacara kedinasan, Minggu (15/12/2019).
Editor: Kastolani Marzuki