6 Fakta Tewasnya AKBP Andi Nurwandi Jatuh dari Tebing Gunung Parang Purwakarta
PURWAKARTA, iNews.id – Korps Bhayangkara kehilangan salah satu putra terbaiknya menyusul tewasnya Kasubid Yanmas OA Baintelkam Mabes Polri AKBP Andi Nurwandi akibat jatuh dari ketinggian sekitar 50 meter di Gunung Parang, Desa Sukamulya, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Peristiwa yang terjadi Sabtu (14/12/2019) lalu itu mengejutkan warga karena selama ini belum pernah terjadi kecelakaan di gunung batu yang sering dijadikan tempat rekreasi petualangan. Bahkan, reputasi Gunung Parang cukup terkenal hingga banyak dijajal oleh pemanjat luar negeri.
Berikut enam fakta insiden jatuhnya AKBP Andi Nurwandi saat panjat tebing di Gunung Parang:
1. Naik Gunung Bersama Anak
AKBP Andi Nurwandi bersama anaknya, Rizqan (18) dan adiknya Aminullah Finaldi (3) sempat mendapat briefing mengenai tata cara prosedur pemanjatan.
Setelah itu, korban memulai pendakian di jalur yang ditempuh 300 meter. Tapi saat itu cuaca di sekitar Gunung Parang hujan, sehingga korban beristirahat bersama anak dan adiknya sebelum turun tebing.