Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jadi Perhatian Kapolri, Polisi Telusuri Dugaan Unsur Pidana di Ponpes Al-Zaytun Indramayu
Advertisement . Scroll to see content

5 Fakta Ponpes Al-Zaytun Indramayu, Nomor 3 Digeruduk Massa

Jumat, 23 Juni 2023 - 16:50:00 WIB
5 Fakta Ponpes Al-Zaytun Indramayu, Nomor 3 Digeruduk Massa
Perempuan bergamis hijau dan pria berkemeja batik tidak ikut sujud saat makmum sujud salat Idul Fitri 1444 Hijriah di Ponpes Al-Zaytun. (FOTO: tangkapan layar)
Advertisement . Scroll to see content

4. Gubernur Jabar Bentuk Tim Investigasi

Gubernur Jabar Ridwan Kamil membentuk tim investigasi yang terdiri atas ulama, tokoh masyarakat, ormas Islam, lembaga, instansi, dan TNI-Polri.

Tim ini bertujuan untuk menggali penyebab Ponpes Al-Zaytun menuai polemik dan kontroversi sehingga mengganggu kondusivitas di Jawa Barat.

Terkait substansi pelanggaran, terutama akidah, fikih, dan syariah, yang diduga dilanggar oleh Ponpes Al-Zaytun diserahkan penanganannya kepada MUI Jabar dan Kementerian Agama (Kemenag). Sedangkan Pemprov Jabar hanya berkepentingan agar polemik dan kontroversi Al-Zaytun tidak mengganggu kondusivitas.

5. Panji Gumilang Dipanggil ke Gedung Sate

Hari ini, Jumat (23/6/2023), Panji Gumilang, pimpinan Ponpes Al-Zaytun dipanggil untuk memberikan klarifikasi terkait polemik dan kontroversi yang muncul dan membuat resah masyarakat.

Pertemuan klarifikasi berlangsung di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung. Hadir dalam pertemuan tertutup itu, perwakilan tim investigasi yang dibentuk Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Panji Gumilang.

"Tim investigasi memberikan kesempatan kepada Panji Gumilang untuk tabayun. Nanti tim investigasi yang akan bekerja. Hasilnya seperti apa, kita lihat nanti," kata Kepala Bakesbangpol Jabar Iip Hidayat, Jumat (23/6/2023).

Iip Hidayat mengatakan, pemeriksaan terhadap Panji Gumilang alias Abu Toto, dilakukan secara tertutup di salah satu ruangan di Gedung Sate. Pertemuan tertutup dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada tim untuk menggali segala hal terkait polemik dan kontroversi Al-Zaytun. "Kita belum tahu substansinya nanti seperti apa. Tapi hari ini kami mengedepankan tabayun," ujar Iip Hidayat. 

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut