Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jadi Perhatian Kapolri, Polisi Telusuri Dugaan Unsur Pidana di Ponpes Al-Zaytun Indramayu
Advertisement . Scroll to see content

5 Fakta Ponpes Al-Zaytun Indramayu, Nomor 3 Digeruduk Massa

Jumat, 23 Juni 2023 - 16:50:00 WIB
5 Fakta Ponpes Al-Zaytun Indramayu, Nomor 3 Digeruduk Massa
Perempuan bergamis hijau dan pria berkemeja batik tidak ikut sujud saat makmum sujud salat Idul Fitri 1444 Hijriah di Ponpes Al-Zaytun. (FOTO: tangkapan layar)
Advertisement . Scroll to see content

Dalam video terlihat, terdapat seorang perempuan berdiri di depan jemaaah pria. Jarak antarjemaah salat pun berjarak sekitar 1 meter. Bahkan tampak seorang pria beragama Nasrani ikut dalam barisan jemaah salat Id.

Saat dimintai klarifikasi terkait salat Id tidak biasa tersebut, Panji Gumilang dengan nada tinggi mengatakan, tidak masalah. Sebab memperlakukan perempuan dalam saf salat tidak melanggar syariat. Selain itu, Panji Gumilang menyatakan menganut mazhab Bung Karno sehingga menerapkan praktik beragama seperti itu.

Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jabar angkat bicara terkait viralnya pelaksanaan salat Id di Pondok Pesantren Al Zaytun, Indramayu, Sabtu (22/4/2023) lalu. MUI menilai, pelaksanaan salat Id di Ponpes Al-Zaytun berbeda dengan yang dicontohkan Rasulullah Muhammad SAW. 

Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jabar Rafani Achyar mengatakan, perempuan seharusnya ditempatkan di belakang saf laki-laki salat berjemaah dengan pria. 

Hal ini bukan berarti tidak menghormati atau memuliakan perempuan, namun hal ini harus dilakukan karena sholat harus berdasarkan contoh-contoh Rasul.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut