5 Fakta Ibu Tiri Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Bocah di Indramayu, Nomor 4 Brutal
"Dia (tersangka SA) sakit hati. Cemburu anak tirinya dapat perhatian lebih dari bapaknya (suami SA). Selain itu, tersangka merasa kesal karena korban sering mengamuk dan minta uang jajan," kata Lutfhi.
3. Diupah hanya sebotol miras dan uang Rp70.000
SP menghabisi bocah yang masih duduk di bangku kelas II SD ini dengan imbalan Rp70.000 dan minuman keras.
"Peristiwa pembunuhan ini berawal dari ketidaksukaan sang ibu tiri yakni SA karena sang anak rewel dan kerap minta uang jajan. Dari situlah SA timbul niat untuk menghabisi nyawa anak tirinya itu dengan membayar satu orang pelaku dan sebotol minuman keras," kata Kapolres Indramayu AKBP Mokhamad Lukman Syarif.
4. Diceburkan ke sungai hinga berkali-kali
Pembunuh bayaran yang mengeksekusi korban dengan cara berkali-kali diceburkan ke dalam Sungai Prawira, Desa Rawadalam, Kecamatan Balongan, Indramayu, hingga tewas. Setelah tewas, korban dibiarkan begitu saja sampai akhirnya ditemukan oleh warga dalam keadaan mengambang.
5. Ayah korban mengetahui anaknya tewas dari medsos
Awalnya ayah korban tidak curiga jika istrinya (ibu tiri korban) terlibat dalam pembunuhan sadis tersebut. Terakhir bertemu anak pada 14 Agustus 2021 melalui video call.
"Selang beberapa hari kemudian ada berita di medsos seorang anak tewas di sungai. Ketika dilihat ternyata itu anak saya," ujar Madi, Jumat (24/9/2021).
Editor: Asep Supiandi