Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sadis, Pembunuh Bayaran Eksekusi Bocah 7 Tahun di Indramayu dengan Ditenggelamkan
Advertisement . Scroll to see content

5 Fakta Ibu Tiri Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Bocah di Indramayu, Nomor 4 Brutal

Minggu, 26 September 2021 - 17:33:00 WIB
5 Fakta Ibu Tiri Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Bocah di Indramayu, Nomor 4 Brutal
Pelaku SP dan SA dihadirkan saat konferensi pers pengungkapan kasus pembunuhan keji terhadap anak tiri di Mapolres Indramayu. (Foto: iNews/TOISKANDAR)
Advertisement . Scroll to see content

"Dia (tersangka SA) sakit hati. Cemburu anak tirinya dapat perhatian lebih dari bapaknya (suami SA). Selain itu, tersangka merasa kesal karena korban sering mengamuk dan minta uang jajan," kata Lutfhi.

3. Diupah hanya sebotol miras dan uang Rp70.000

SP menghabisi bocah yang masih duduk di bangku kelas II SD ini dengan imbalan Rp70.000 dan minuman keras. 

"Peristiwa pembunuhan ini berawal dari ketidaksukaan sang ibu tiri yakni SA karena sang anak rewel dan kerap minta uang jajan. Dari situlah SA timbul niat untuk menghabisi nyawa anak tirinya itu dengan membayar satu orang pelaku dan sebotol minuman keras," kata Kapolres Indramayu AKBP Mokhamad Lukman Syarif.

4. Diceburkan ke sungai hinga berkali-kali

Pembunuh bayaran yang mengeksekusi korban dengan cara berkali-kali diceburkan ke dalam Sungai Prawira, Desa Rawadalam, Kecamatan Balongan, Indramayu, hingga tewas. Setelah tewas, korban dibiarkan begitu saja sampai akhirnya ditemukan oleh warga dalam keadaan mengambang.

5. Ayah korban mengetahui anaknya tewas dari medsos

Awalnya ayah korban tidak curiga jika istrinya (ibu tiri korban) terlibat dalam pembunuhan sadis tersebut. Terakhir bertemu anak pada 14 Agustus 2021 melalui video call. 

"Selang beberapa hari kemudian ada berita di medsos seorang anak tewas di sungai. Ketika dilihat ternyata itu anak saya," ujar Madi, Jumat (24/9/2021).

Editor: Asep Supiandi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut