Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Covid-19 di Cimahi Naik, PPKM Mikro Diperpanjang sampai 28 Juni
Advertisement . Scroll to see content

4 Bulan Upah Belum Dibayar, Penggali Kubur Jenazah Covid-19 Cimahi Terpaksa Kerja Bakti

Rabu, 16 Juni 2021 - 19:03:00 WIB
4 Bulan Upah Belum Dibayar, Penggali Kubur Jenazah Covid-19 Cimahi Terpaksa Kerja Bakti
Petugas sedang mengusung jenazah pasien Covid-19. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

CIMAHI, iNews.id - Para penggali kubur di TPU khusus Covid-19 di Kota Cimahi mengaku belum mendapat upah yang dijanjikan sejak Februari 2021. Mereka mengaku semenjak tahun ini baru sekali menerima upah, yakni sebesar Rp300.000, selebihnya kerja bakti.

Salah seorang tukang gali kubur Cecep Suganda (53) mengatakan, dirinya sudah bertugas pertama kali menggali lubang kuburan untuk pasien yang meninggal akibat Covid-19 sejak awal kasus ini merebak.

Dia bersama ketiga tukang gali kubur lainnya dijanjikan aka mendapat upah sebesar Rp480.000/lubang. Berdasarkan hitungannya sudah ada 98 lubang pusara yang digali dan mendapatkan bayaran atas kerja itu. Tapi sampai sekarang bayaran yang dijanjikan belum turun.

"Dijanjikannya satu lubang Rp480.000 dibagi empat, sampai sekarang sudah ada 98 lubang. Tapi baru sekali aja dibayar Rp300.000," ujarnya, Rabu (16/6/2021).

Dia dan teman-temannya sudah menanyakan hal ini ke Pemkot Cimahi atau yang mewakilinya. Namun hingga kini belum ada pembayaran. Meski begitu, pihaknya tetap profesional menjalankan tugas. Dalam sehari ada lubang kuburan yang digali sebagai antisipasi adanya jenazah datang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut