Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sindikat Pemalsu Sertifikat Vaksin Covid Terbongkar, Tersangka Eks Relawan Vaksinasi
Advertisement . Scroll to see content

35 Orang Punya Sertifikat Vaksin Palsu, Berkeliaran di Tengah Masyarakat

Selasa, 14 September 2021 - 13:07:00 WIB
35 Orang Punya Sertifikat Vaksin Palsu, Berkeliaran di Tengah Masyarakat
Direktur Ditreskrimsus Polda Jabar Kombes Pol Arif Rachman dan Kepala Pusdatin Kemenkes Anas Ma'ruf. (Foto: iNews.id/Agus Warsudi)
Advertisement . Scroll to see content

Terkait tindak lanjut warga yang telah mengantongi sertifikat vaksin palsu, Direktur Ditreskrimsus Polda Jabar menuturkan, kepolisian akan menyerahkannya ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes). 

"Kami sudah konsultasikan dengan Kemenkes untuk mereview ulang sertifikat palsu (yang sudah diterbitkan para pelaku dan dimiliki masyarakat) untuk dibatalkan. Kami sudah diskusi, diblocking atau take down. Datanya sudah kami serahkan," tutur Direktur Ditreskrimsus Polda Jabar. 

Sementara itu, Kepala Pusat Data dan Informasi Kemenkes Anas Ma'ruf mengatakan, Kemenkes akan menunggu data pemesan sertifikat ilegal tersebut dari penyidik. Setelah itu akan melakukan langkah untuk memblokir data tersebut agar tidak bisa dipakai menggunakan aplikasi PeduliLindungi. 

Diberitakan sebelumnya, Subit 1 Ditreskrimsus Polda Jabar membongkar sindikat pemalsuan sertifikat vaksin Covid-19. Sindikat ini dikelola oleh tiga tersangka IF, MY, dan HH.

Pengungkapan kasus bermula ketika penyidik Unit I Subdit I Ditreskrimsus Polda Jabar mendapati akun Facebook, Jojo, menawarkan sertifikat tanpa melakukan penyuntikan vaksin Covid-19 pada 27 Agustus.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut