3 Pengeroyok di Bojonggenteng Sukabumi Dijerat Pasal Berlapis, Terancam 15 Tahun Penjara
SUKABUMI, iNews.id - Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede menyebutkan pelaku pengeroyokan dan kekerasan di Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, dijerat pasal berlapis. Ancaman pidana berkisar antara 7 hingga 15 tahun penjara.
AKBP Maruly Pardede mengatakan, beberapa pasal yang akan diterapkan, termasuk Pasal 338 KUHPidana, Pasal 170 ayat 2 ketiga e KUHPidana, Pasal 351 ayat 3 KUHPidana, dan Pasal 358 ke-2e KUHPidana, serta Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951. Ancaman pidana berkisar antara 7 hingga 15 tahun penjara.
"Pelaku dewasa, khususnya ketiga orang tersebut, akan dikenakan pasal-pasal tersebut. Sementara untuk pelaku anak di bawah umur, Undang-Undang Peradilan Anak yang akan diterapkan," kata Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede, Rabu (6/12/2023).
Motif dari kejadian ini kata Kapolres, muncul dari ajakan untuk menantang atau berperang antara dua kelompok bermotor, yakni kelompok Parungkuda dan kelompok seputaran Bojonggenteng. Korban, M Andri alias Mamad (18), tewas dalam perkelahian tersebut akibat luka bacokan senjata tajam jenis celurit.
"Total yang diamankan dari perkara pengeroyokan mengakibatkan mati yaitu ada 10 orang, 7 di antaranya adalah anak di bawah umur dan 3 pelaku masuk dalam kategori dewasa dan sekarang diproses sebagaimana ketentuan yang diatur dalam KUHAP," katanya.