Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ada Titik Terang Keberadaan HP Amelia, Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Segera Terungkap  
Advertisement . Scroll to see content

3 Pekan Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Belum Terungkap, Warga Gelar Doa Bersama

Kamis, 09 September 2021 - 22:55:00 WIB
3 Pekan Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Belum Terungkap, Warga Gelar Doa Bersama
Yoris menangis sesegukan saat mengikuti doa bersama dan istigasah yang digelar warga Desa Jalancagak, Kabupaten Subang. (Foto: iNews/YUDY HERYAWAN JUANDA)
Advertisement . Scroll to see content

SUBANG, iNews.id - Ratusan warga Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat menggelar istigasah dan doa bersama, Kamis (9/9/2021) malam. Mereka berharap kasus pembunuhan ibu dan anak, Tuti Suhartini (55) dan Amelia Mustika Ratu (23) segera terungkap.  

Doa bersama bersama berlangsung di depan rumah almarhumah Tuti atau lokasi kejadian. Acara istigasah dan doa bersama dihadiri lebih dari 500 warga Desa Jalancagak. Warga memenuhi jalan yang berada di samping rumah korban.

Diketahui, sudah tiga pekan sejak kasus pembunuhan itu terjadi di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang pada Rabu 18 Agustus 2021 sampai saat ini, belum juga terungkap.

Polisi dari Satreskrim Polres Subang dibantu Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar masih berusaha keras melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus Tuti dan Amelia yang jasadnya ditemukan dalam bagasi mobil Alphard di garasi rumah mereka.

Yoris, anak pertama almarhumah Tuti atau kakak kandung almarhumah Amelia Mustika Ratu mengatakan, doa bersama dan istigasah ini digelar atas inisiatif warga. Mereka mendoakan kedua korban sekaligus berharap pelaku pembunuhan segera tertangkap.

Yoris, ikut dalam doa bersama tersebut terlihat tak kuasa menahan tangis. Istri yoris pun berusaha menenangkan suaminya tersebut agar sabar dan tetap tabah menghadapi cobaan ini.

"Kami, keluarga, dan warga berharap pelaku pembunuhan terhadap ibu dan adik saya dapat segera tertangkap dan dihukum seberat-beratnya. Kalau bisa dihukum mati," kata Yoris dengan sambil serak, menahan kesedihan.

Sementara itu, Kepala Desa Jalancagak Indra Zainal Alim mengatakan, selain untuk kedua almamrhumah, Tuti dan Amelia, doa bersama dan istigasah ini diharapkan memberikan dukungan moril bagi kepolisian untuk segera mengunkap kasus pembunuhan ini.

Warga Desa Jalancagak tumpah ruang di sekitar rumah almarhumah Tuti dan Amelia. Mereka menggelar doa bersama dan istigasah untuk kedua korban dan berharap pelaku segera tertangkap. (Foto: iNews/YUDY HERYAWAN JUANDA)
Warga Desa Jalancagak tumpah ruang di sekitar rumah almarhumah Tuti dan Amelia. Mereka menggelar doa bersama dan istigasah untuk kedua korban dan berharap pelaku segera tertangkap. (Foto: iNews/YUDY HERYAWAN JUANDA)

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut