Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dramatis Detik-Detik Evakuasi Korban Bus Pariwisata dari Dasar Jurang Rajapolah Tasikmalaya
Advertisement . Scroll to see content

3 Kali Bus Pariwisata Gagal Dievakuasi dari Dasar Jurang Rajapolah Tasikmalaya, Ini Kendalanya

Sabtu, 25 Juni 2022 - 13:39:00 WIB
3 Kali Bus Pariwisata Gagal Dievakuasi dari Dasar Jurang Rajapolah Tasikmalaya, Ini Kendalanya
Bus pariwisata PO CTU berada di dasar jurang Rajapolah, Tasikmalaya. Proses evakuasi terkendala tebing curam 90 derajat. (FOTO: iNews/ASEP JUHARIYONO)
Advertisement . Scroll to see content

TASIKMALAYA, iNews.id - Tiga kali upaya evakuasi bus pariwisata PO City Trans Utama (CTU) nopol B 7701 TGA yang masuk jurang di Jalan Raya Bandung-Rajapolah, Kampung Cireundeu, Desa Manggungsari, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, gagal dilakukan, Sabtu (25/6/2022). Proses evakuasi terkendala kondisi jurang yang curam dan dalam sekitar 20 meter. 

Sampai saat ini, proses evakuasi bangkai bus pariwisata masih terus dilakukan oleh petugas Satlantas Polres Tasikmalaya Kota. Untuk mengevakuasi bus dari dasar jurang Rajapolah menggunakan tiga mobil derek. 

Tingkat kemiringan tebing yang curam, sekitar 90 derajat menjadi satu kendala proses evakuasi tersebut. Selain itu, bobot bus cukup berat. Selama proses evakuasi berlangsung, arus lalu lintas di Jalan Raya Bandung-Rajapolah dan Jamanis, Tasikmalaya tersendat.

Kendaraan dari dua arah, baik yang mengarah ke Tasikmalaya maupun sebaliknya ke Bandung, tersendat. Ratusan kendaraan mengantre untuk melintas. Para pengendara, baik motor, mobil, maupun truk, melaju pelan untuk melihat proses evakuasi yang tengah dilakukan petugas.

Personel Satlantas Polres Tasikmalaya Kota mengatur arus lalu lintas. Namun karena tingginya antusiasme warga yang ingin melihat dari dekat proses evakuasi menyebabkan antrean kendaraan tetap tersendat. Apalagi tak sedikit warga berkerumun di tepi jalan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut